Home / Olahraga dan Spiritualitas / Aries Layak Mengambil Peran dalam Sekuel The Raid atau Spiderwoman
Merenda Istimewanya Jogja
Spiderwoman from Indonesia mengalahkan Cina (Sekretariat Presiden)

Aries Layak Mengambil Peran dalam Sekuel The Raid atau Spiderwoman

Palembang, Aquilajogja.com – The Raid (2012), film besutan sutradara Gareth Evans, bukan saja menghasilkan fulus berlimpah, namun memasyurkan pencak silat Indonesia ke panggung dunia. Iko Uwais, Yayan Ruhian dan Joe Taslim menampilkan berbagai tehnik bela diri yang memukau. Jepang bahkan Holywood sontak jatuh cinta. Para pelaga diajak dalam berbagai mega film termasuk Mile 22 yang menjadi box office.

Ada dua hal penting yang patut digarisbawahi. Yang pertama, pencak silat mampu bersaing dengan berbagai bela diri lainnya yang telah duluan mendominasi berbagai film laga. Yang kedua, pasar serta industri film dunia telah menerima wajah-wajah Indonesia sebagai jagoan atau karakter utama dalam film-film yang diedarkan secara global.

Dua hal di atas membuka peluang bagi siapa saja yang memiliki prestasi puncak untuk ‘hijrah’ ke dunia sinema. Aries Susanti Rahayu, perempuan muda yang dijuluki Spiderwoman from Indonesia, yang telah meraih berbagai prestasi membanggakan, agaknya punya peluang serupa. Apalagi dia baru saja menyumbang medali emas bagi Indonesia di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

(Baca juga: Wajah Papua dalam Film Nasional, Alih Kepemilikan Freeport dan Revolusi Mental)

Kemarin malam, 23 Agustus 2018, kontingen Indonesia akhirnya berhasil meraih medali emas perdana dari Palembang, Sumatera Selatan. Medali emas diraih oleh atlet panjat tebing putri Indonesia Aries yang turun di nomor speed climbing atau kategori adu kecepatan perorangan putri.

Yang kian membanggakan, kemenangan Aries diperoleh melalui all Indonesian final. Dia berhasil menundukkan pemanjat Puji Lestari yang sama-sama dalam tim merah putih. Tempat ketiga diraih pemanjat asal Cina Cuilian He.

Merenda Istimewanya Jogja
Aries Susanti Rahayu mengangkat merah putih (Sekretariat Presiden)

“Kita bangga dengan prestasi para atlet pemanjat tebing Indonesia. Tadi terjadi all Indonesian final, menunjukkan kita sangat kuat di Asia. Alhamdulillah, ini melengkapi emas kedelapan yang berhasil diraih Indonesia,”kata Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Syafruddin usai menyerahkan medali kepada para juara panjat tebing putri di Jakabaring Sport City, Palembang.

Selain nomor kecepatan, masih ada dua nomor lain yang dipertandingkan yakni speed relay (estafet beregu), dan nomor kombinasi antara speed, lead, dan boulder.

“Kita akan lihat hasilnya dalam dua-tiga hari ke depan. Insya Allah, kita akan terus menambah emas,” ujar Syafruddin yang  berada di Jakabaring Sport City Palembang untuk memompa semangat Tim Indonesia di sejumlah cabang olahraga.

Selain meraih medali emas dan perak di kelas putri, pemanjat putra Indonesia juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih medali perunggu di nomor speed climbing putra.

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menurunkan 20 atlet pemanjat tebing andalannya untuk berlaga di Asian Games 2018. Diharapkan, cabang olahraga ini bisa menyumbang dua emas untuk tim Indonesia.

Aries dan dan Puji berpeluang besar mengambil bagian dalam film berskala besar, entah Spiderwoman atau Spiderman. Atau dalam sekuel The Raid, barangkali sebagai polisi muda yang gesit memanjat dinding saat penggerebekan markas mafia narkoba.

Co-writer & Editor: Rudy Ronald Sianturi

Ingin berkisah atau berdonasi, klik di sini

About Admin

Admin
‘Kodok melihat dari bawah, manusia memandang dari daratan, mata Aquila (Rajawali) mengamati dari angkasa. Aquila memberi pelatihan/konsultasi berbasis menulis, creative thinking, terapi klinis, SDM dan coaching. Sila WA 082135424879.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chinese (Simplified)EnglishGermanIndonesianJapaneseKorean