Home / Bisnis dan Investasi / Survival Jogja Berhati Nyaman Berkaitan dengan Selembar Uang 5 Ribu
Merenda Istimewanya Jogja
Arakan budaya di Jogja, takbiran menjelang Idul Fitri 2018; kebhinekaan adalah keistimewaan Jogja yang harus dijaga (Adi Yulius Adi)

Survival Jogja Berhati Nyaman Berkaitan dengan Selembar Uang 5 Ribu

Oleh: Avalo Potalaka

Malioboro, Jogjakarta, Aquilajogja.com – Sebuah logo pariwisata, bahkan yang telah diganti, asalkan memantulkan hal terbaik dari sebuah kota, biasanya akan terus diingat. Jogja Berhati Nyaman, integral dalam logo Jogja Istimewa, adalah contoh konkret bagaimana pengunjung akan mengukur keistimewaan Jogja berdasarkan tingkat kenyamanan mereka di kota pelajar ini.

Sudah cukup sering para pelancong mengeluh tentang parkir dan harga makanandi Jogja yang kerap dinaikkan secara sepihak dan tanpa alasan kuat. Sebuah kota wisata justru membuat orang-orang yang datang menghabiskan waktu dan uangnya merasa diperas!

Liburan Lebaran tahun ini rupanya ada yang berubah, dan berubah secara nyata.

Memang Satpol PP Kota Yogyakarta masih menerima keluhan dari pengunjung yang mempertanyakan harga parkir yang naik secara drastik menjadi Rp 5 ribu di sekitar Malioboro, khususnya di Jalan Beskalan dan Kantor Pos. Harga normal biasanya berkisar seribu hingga 3 ribu (roda empat).

Kasatpol PP Kota Yogyakarta, Nurwidihartana, segera turun tangan merespon serius aduan masyarakat tersebut dengan pembinaan.

Dan hanya itu saja, tidak ada lagi lainnya termasuk terkait harga makanan. Sebuah berita gembira bahwa para pedagang dan komunitas parkir di berbagai titik menyadari pentingnya memberi rasa nyaman kepada para pelancong sehingga suasana Malioboro praktis kondusif.

Nyaman dan aman selama berada di Jogjakarta, terdengarnya sepele apalagi hanya masalah parkir. Lima ribu rupiah memang tidak banyak, tetapi perasaan diperas, dimanfaatkan, itu dampaknya melukai ingatan publik akan keistimewaan Jogja.

(Baca juga: Logo Pariwisata Jogja: Menuju Keistimewaan atau Ketidakistimewaan?)

Survival Jogja berhati nyaman erat kaitannya dengan selembar 5 ribu rupiah ini. Ia bisa berarti mati hidupnya bisnis dalam beragam bentuk, termasuk investasi yang meningkatkan peredaran uang, ketersediaan lapangan pekerjaan dan kesinambungan brand kota wisata dan pendidikan di benak masyarakat luas.

Co-Writer & Editor: Rudy Ronald Sianturi

Punya cerita tentang Jogja, klik di sini ya

About Avalo Potalaka

Avalo Potalaka
EDITOR Aquilajogja.com - "Kodok melihat dari bawah, manusia memandang dari daratan, mata Aquila (Rajawali) mengamati dari angkasa. Aquila memberi pelatihan/konsultasi berbasis menulis, creative thinking, terapis klinis, SDM dan coaching. Sila WA 082135424879.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chinese (Simplified)EnglishGermanIndonesianJapaneseKorean