Home / Catatan Jurnalis / From Zero to Hero, Bona yang Dulu Mengejar Jokowi Kini Nguli di Lingkungan Istana
Merenda Istimewanya Jogja
Bona, pemuda Sukabumi yang sangat kuat bertemu Jokowi berhasil mewujudkan impiannya, yang ternyata adalah awal untuk hal-hal yang lebih besar (Istimewa)

From Zero to Hero, Bona yang Dulu Mengejar Jokowi Kini Nguli di Lingkungan Istana

Oleh: Rudy Ronald Sianturi, M.Hum.

Jakarta, Aquilajogja.com – Apabila menginginkan sesuatu sebegitu kuatnya sehingga terasa begitu nyata, semesta katanya bakal membuka setiap kemungkinan yang dapat mewujudkannya. Anda boleh meragukan hal ini, namun seseorang kemarin (05/06/2018) membuktikannya.

Masih ingat Ariyanto alias Bona, pemuda Sukabumi yang berlari telanjang dada demi mentowel  Jokowi yang melintasi jalan di dekat rumah yang sedang dicatnya?

Aksi terbilang nekat itu mendadak viral berkat kejelian wartawan Antara yang berhasil mengabadikan momen langka, yang menggambarkan betapa seorang Jokowi memang ingin dekat dengan orang kebanyakan di satu sisi, dan seberapa besar tingkat kepercayaan masyarakat pada Presidennya.

Ketenaran yang datang membawa Bona pada acara Televisi dan Istana Negara. Bagai mimpi di siang bolong, mungkin ini yang dikatakan from zero to hero.

Akan tetapi tengok ke belakang, apapun yang Bona alami bukan keberuntungan belaka.  Seperti kesaksian keluarganya, pemuda sederhana yang nguli kepada abangnya memang sudah lama mengagumi sosok Jokowi dan memendam keinginan besar untuk bersalaman dan memeluk Presidennya, yang juga berawal dari wong ndeso dengan visi luar biasa.

Tak diduga, Jokowi blusukan ke Jawa Barat dan melakukan touring di atas bermotor.

Merenda Istimewanya Jogja
From zero to hero, Bona mendapat jaket #SukseskanAsianGames2018 langsung dari Jokowi (Ezki Suyanto)

Kala dipikirkan dengan sungguh-sungguh, sejumlah variabel jelas terlibat, tidak berkaitan tetapi harus bertepatan. Maka nguli cat rumah adalah pekerjaan yang harus dilakukan Bona itu harus berada di lintasan jalan yang dilewati rombongan Jokowi dan ‘sang Jenderal’ Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, yang harus melintas tepat istirahat makan siang sehingga memungkinkan Bona untuk mengejar Presiden.

Mendadak segala sesuatunya berkaitan dan bermakna serta tak mungkin bisa dipahami kecuali dalam hubungannya satu sama lain. Siklus keinginan dan realisasi telah dipenuhi semesta!

Sebagian orang akan tetap ngotot mengatakannya sebagai keberuntungan, sebagian lagi merasakan adanya keterlibatan ilahi. Yang jelas pada titik ini, kehidupan Bona sedang berubah dan barangkali, sedang memasuki babak (benar-benar) baru ketika akhirnya menemukan siapa dia yang sesungguhnya.

Bona barangkali bukan hanya mampu mengecat rumah, namun tercipta untuk hal-hal yang lebih berdampak.

(Baca juga: Dosen UKSW Salatiga Menemukan Sebotol Air Kehidupan)

Dengan kerangka pikir seperti ini, aku membaca Ezki Suyanto, jurnalis jebolan Ohio University yang kerap meliput acara-acara Istana, dalam statusnya pagi ini:

“Dalam acara #SukseskanAsianGames2018 kemarin (05/06/2018), ada upacara kecil yang menarik yaitu hadirnya Bona seorang pekerja kasar di daerah Sukabumi. Keinginan Bona bertemu langsung Presiden tercapai bahkan dengan malu-malu Bona mengatakan ingin salaman lalu dipeluk Presiden.

Tanpa tedeng aling-aling, Jokowi berdiri, menghampiri Bona dan disambut Bona dengan mencium tangan Presiden. Eh belum selesai, Presiden memeluk dan mencium pipi kiri kanan Bona.

Kami semua terharu melihatnya,sayang kami gak sempat foto adegan itu.

Bona kembali duduk di belakang. Tak lama kemudian dia dipanggil lagi untuk diberikan jaket #sukseskanAsianGames2018, persis sama dengan yang dipakai Jokowi. Bahkan Jokowi membukakan kancing jaket kemudian mengenakannya kepada Bona.

Bona berada di Jakarta karena memang diajak untuk bekerja oleh satu orang di lingkungan istana”.

Merenda Istimewanya Jogja
Ezki Suyanto berfoto bersama Jokowi di antara maskot-maskot Asian Games 2018 (Ezki Suyanto)

From zero to hero, makin nyata bukan keberuntungan semata karena rupanya tangan-tangan tak kelihatan turut bekerja. Aku tiada keraguan bahwa Allah sang Cinta memanggilnya untuk sesuatu yang lebih besar.

(Baca juga: Kawan, Media Daring Jogja Ini Sahabat Solutif Anda)

Bona bukan dongeng seribu satu malam, kisahnya bisa terjadi kepada siapa saja. Semesta tidak peduli siapa Anda saat ini. Semesta hanya peduli siapa Anda yang sesungguhnya dimaksudkan bagi seluruh hidup Anda. Anda hanya perlu memiliki keinginan sebegitu kuat hingga tubuh bergetar lantaran semangat mencapai puncak.

Aquilajogja.com juga sebuah keinginan berapi-api, mimpi sebagai lentera sederhana untuk ‘mentowel’ 1000 lentera yang bakal menyalakan 1.000.000 lentera di Nusantara.

From zero to hero and beyond…

Punya pengalaman serupa, klik di sini ya

About Rudy Ronald Sianturi M.Hum.

Rudy Ronald Sianturi M.Hum.
Owner & PEMRED Aquilajogja.com - Univ. Sanata Dharma, Yogyakarta - Asia Research Institute, National University of Singapore - Doctoral Courses De La Salle Univ., Filipina - Memberi pelatihan/konsultasi berbasis SDM, coaching, terapi klinis dan menulis (WA: 082135424879)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chinese (Simplified)EnglishGermanIndonesianJapaneseKorean