Home / Bisnis dan Investasi / 10 Juta Pekerja Cina Masih Kabar Burung, 80 Ribu TKI di Brunai Darussalam Justru Terbukti Adanya
Merenda Istimewanya Jogja
Jokowi tampak akrab bersama Sultan Bolkiah (Sekretariat Presiden)

10 Juta Pekerja Cina Masih Kabar Burung, 80 Ribu TKI di Brunai Darussalam Justru Terbukti Adanya

Bogor, Jawa Barat, Aquilajogja.com – Katanya 10 juta pekerja Cina yang disponsori negara telah menyusup ke Indonesia, namun pihak-pihak yang getol menyebarkan cerita ini belum jua berhasil membuktikan ucapannya. Di sisi lain, keberadaan tenaga kerja Indonesia (TKI) di berbagai negara justru telah berlangsung lama, dan negara getol melindungi mereka.

Tidak mengherankan, dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, kamis 3 Mei 2018, perlindungan bagi TKI yang berada di Brunai Darussalam merupakan salah satu pembahasan terpenting.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden menjelaskan, Presiden Joko Widodo meminta jaminan perlindungan bagi para TKI yang bekerja di negara tetangga tersebut.

“Presiden menitipkan keberadaan para WNI kita yang ada di sana dan Sultan mengatakan bahwa Brunei berkomitmen untuk memperhatikan keamanan dan kesejahteraan warga kita,” ujarnya.

Merenda Istimewanya Jogja

Selanjutnya, kedua pihak akan membahas draf nota kesepahaman mengenai masalah penempatan dan perlindungan warga negara Indonesia yang ada di Brunei Darussalam. Pada prinsipnya, di tingkat Menteri Luar Negeri masing-masing negara, kedua pihak sepakat untuk menyegerakan pembahasan nota kesepahaman tersebut.

“Misalnya diatur mengenai masalah cost structure-nya. Karena selama ini cost structure untuk penempatan belum dibahas sehingga misalnya tenaga kerja kita bisa saja dia terbebani selama beberapa bulan untuk membayar kembali biaya penempatan. Jadi saya kira cost structure ini adalah isu yang selalu menjadi perhatian,” Retno menjelaskan.

Ada lebih 80 ribu warga negara Indonesia yang tinggal di Brunei Darussalam atau setara dengan 20 persen penduduk Brunei Darussalam. Sebuah jumlah yang sangat besar dan punya pengaruh di berbagai bidang kehidupan masyarakat di sana.

“Sultan berterima kasih atas keberadaan TKI yang telah memberikan kontribusi baik secara ekonomi maupun sosial di negaranya,” tandas Retno.

Editor: Rudy Ronald Sianturi

Ingin bagi pengalaman, klik di sini ya

About Admin

Admin
‘Kodok melihat dari bawah, manusia memandang dari daratan, mata Aquila (Rajawali) mengamati dari angkasa. Aquila memberi pelatihan/konsultasi berbasis menulis, creative thinking, terapi klinis, SDM dan coaching. Sila WA 082135424879.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chinese (Simplified)EnglishGermanIndonesianJapaneseKorean