Home / Headline / Eko Budiantoro, Jurnalis Foto Kedaulatan Rakyat Jogja Mengucapkan Salam Berpisah
Merenda Istimewanya Jogja
Almarhum Eka Budiantoro dalam satu perjalanannya untuk menangkap momen yang sedang menghilang (dokumentasi pribadi)

Eko Budiantoro, Jurnalis Foto Kedaulatan Rakyat Jogja Mengucapkan Salam Berpisah

Oleh: Widihasto Wasana Putra, S.Kom.

Jogjakarta, Aquilajogja.com – Di jaman media sosial yang disesaki foto-foto amatiran berkat kemajuan teknologi dawai, profesi fotografer bukannya tersingkir tetapi justru semakin dibutuhkan. Dia adalah garis terdepan akal sehat, keindahan dan perlawanan pada setiap yang batil.

Seorang jurnalis memotret bukan untuk kepentingan pribadi dan saat ia melihat dari balik kameranya, ia sedang menyuguhkan sebuah realitas yang tidak boleh lenyap dalam tumpukan status atau swafoto. Dia mempersembahkan kepada masyarakat kisah yang patut dipersoalkan.

Kalangan media massa di Jogja telah kehilangan sosok jurnalis senior bidang foto. Eko Budiantoro, jurnalis foto Harian Kedaulatan Rakyat (KR), meninggal dunia hari ini, Selasa (27/3/2018) karena sakit yang lama dideritanya.

Jurnalis yang disegani ini meninggalkan bukan saja istri dan dua putrinya tercinta, tetapi juga para sahabat media dan berbagai kalangan seperti pastor-sastrawan Romo Sindhunata, seorang novelis dan filsuf Katolik.

Merenda Istimewanya Jogja
Para pelayat di rumah almarhum (dokumentasi pribadi)

Siapa pun akan mengenang sosok yang tetap tetap bersemangat bekerja meski kondisi fisiknya mulai terbatas, sebelum akhirnya terpaksa mengajukan izin berdasarkan surat keterangan dokter.

Eko Budiantoro adalah sosok fotografer yang penting bagi sejarah arsip dan dokumentasi foto jurnalistik masa-masa krisis Orde Baru di tahun 1990-an hingga peralihan ke era reformasi khususnya di wilayah Jogja dan sekitarnya.

Di jaman represi Orde Baru, tentu tidak mudah kerja-kerja seorang jurnalis. Butuh nyali dan keberpihakan terhadap suara rakyat dan Eko memberikan itu semua.

Siang tadi banyak pelayat berdatangan ke rumah almarhum di dusun Manongsari Sardonoharjo, Ngaglik Sleman.

Satu hal menarik di dinding tembok terpampang sejumlah karya foto almarhum. Di beberapa bagian tampak berlumut. Semuanya adalah foto-foto jurnalistik yang merekam berbagai peristiwa di Yogyakarta seperti rentetan gerakan reformasi tahun 1998.

Tampak pula foto Megawati Soekarnoputri tengah berorasi dan Amin Rais serta Romo YB. Mangunwijaya tengah duduk berbincang, serta kibaran Merah Putih dengan latar puncak gunung Merapi.

Eko meninggalkan warisan berupa memori sejarah perjalanan bangsa.

Profesi Eko Budiantoro -sebagaimana dikatakan seorang desainer dan fotografer asal Jerman Karl Lagerfeld- adalah menangkap momen yang sedang hilang selamanya dan tidak mungkin diulang lagi.

Selamat jalan mas Eko Budiantoro, semoga pintu surga terbuka untukmu. Dan saya juga  mengucapkan dukacita mendalam kepada keluarga besar harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta.

Editor: Rudy Ronald Sianturi

Ingin berkontribusi dan pasang iklan, klik di sini ya

About Widihasto Wasana Putra, S.Kom.

Widihasto Wasana Putra, S.Kom.
Direktur @XT Square Jogja - Sekber Keistimewaan DIY - Pegiat Budaya - Universitas Atma Jaya, Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chinese (Simplified)EnglishGermanIndonesianJapaneseKorean